Antrian Panjang Di SPBU, Apakah Mungkin Efek Pembatasan BBM Bersubsidi ?

Sore ba’da maghrib ini tadi rencana keluar beli BBM buat si pio, coz tadi panel indikator BBM sudah menyentuh garis merah. Masih setia dengan sirup melon aka Pertamax 92. So meluncurlah saya ke salah satu SPBU terdekat yang sedia Pertamax, yakni di Kemiri, Mojosongo. SPBU ini persis berada di seberang komplek perkantoran Pemkab Boyolali yang baru.

antripremium

Antrian lumayan

Antrian yang cukup lumayan hingga sampai ke tepi jalan untuk BBM jenis Premium. Entahlah apa mungkin kena efek pembatasan juga. Tidak perlu waktu lama bagi saya buat antri di dispenser Pertamax, hanya ada 2-3 motor di depan saya. Harga terkhir menunjukkan Rp11,500,- per liter untuk Pertamax dengan besaran oktan 92. Kali ini saya ga ngisi terlalu banyak, sekitar 70 ribu saja yang penting posisi bahan bakar  lebih dari setengah kapasitas tangki untuk menekan penguapan. Harusnya dari kemarin sudah diisi, karena jarang sekali si pio sampai di bawah setengah tangki. Tapi karena kondisi badan yg ga fit, ya ini hari baru diisi lagi.

Terkait dengan wacana pembatasan BBM bersubsidi yang baru-baru ini didengungkan oleh pemerintah khususnya untuk wilayah DKI Jakarta, entah apakah akan sampai ke daerah-daerah seperti di Boyolali ini juga ataukah tidak. Ketika tadi saya coba tanya ke salah satu petugas soal pembatasan ini, katanya sampai sekarang belum ada kebijakan yang berkaitan dengan pembatasan BBM bersubsidi di SPBU ini. Mengenai antrian yang panjang, itu sudah biasa terjadi untuk kendaraan roda dua. Kalau antriannya sampai terjadi pada kendaraan roda 4, biasanya itu terjadi kalau kiriman pasokan BBM terlambat datang, tapi sejauh ini kondisi persediaan bahan bakar masih aman, kecuali untuk BBM jenis Solar Bersubsidi yang ketika saya pantau tadi tampaknya habis dan dikasih papan informasi. Namun untuk jenis Solar Non Subsidi, di SPBU ini masih tersedia.

2 replies
    • Imamudin says:

      ini tadi pagi dapet info dari temen, klo di klaten BBM jenis premium sama pertamax malah habis semua. temen muter2 sampai 3 SPBU semua nihil… di Boyolali spt nya masih aman

      Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.